Sharing & Diskusi Teknologi Digital Manufacturing di SMK Mikael dan Politeknik ATMI Surakarta

Surakarta, 19 Februari 2026 – Kegiatan Sharing & Diskusi Teknologi menghadirkan suasana antusias di SMK Mikael Surakarta dan Politeknik ATMI Surakarta. Acara yang dihadiri para guru dan dosen ini menghadirkan Bp. Fredy Marsetya dari PT Trimitra Nusantara Sakti, alumni Prodi TPM ATMI angkatan 37, sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Bp. Fredy Marsetya menjelaskan perkembangan terkini Digital Manufacturing di industri, yang kini tidak lagi sekadar otomasi, tetapi telah mengintegrasikan data real-time, Internet of Things (IoT), dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, serta ketepatan pengambilan keputusan. Ia juga membagikan portofolio proyek yang telah ditangani perusahaannya, mulai dari implementasi sistem monitoring mesin berbasis IoT, integrasi dashboard produksi, hingga pengembangan sistem analitik untuk optimalisasi performa manufaktur.

Pada kesempatan tersebut, diperkenalkan pula Training Unit IoT sebagai media pembelajaran aplikatif yang menjembatani kebutuhan industri dengan kurikulum pendidikan vokasi. Selain itu, konsep pembelajaran modern melalui Virtual Reality (VR-Labs) turut dipresentasikan sebagai solusi pembelajaran interaktif untuk simulasi robotika, fisika, kimia dan masih banyak lagi berbasis lingkungan virtual.

Diskusi juga mengarah pada peluang pengembangan kerja sama dengan SMK Mikael Surakarta, khususnya pada program keahlian Mekatronika dan Rekayasa Perangkat Lunak. Kolaborasi diarahkan pada sinkronisasi kurikulum, penguatan project-based learning, serta implementasi teaching factory berbasis digital manufacturing.

Bagi Program Studi D4 Digital Manufacturing (TRII) di Politeknik ATMI Surakarta, forum ini membuka peluang sinergi dalam pengembangan riset terapan, magang industri, hingga kolaborasi proyek nyata bersama mitra industri. Hal ini dinilai strategis untuk memperkuat posisi lulusan agar siap menghadapi tantangan transformasi industri 4.0 dan 5.0.

Kegiatan ini menegaskan pentingnya peran alumni dalam membangun jejaring dan memperkuat posisi institusi pendidikan vokasi. Sinergi antara sekolah, perguruan tinggi, industri, dan alumni menjadi fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang Digital Manufacturing.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *