Program Studi Teknologi Rekayasa Informatika Industri (TRII) melaksanakan kunjungan akademik ke Politeknik Takumi sebagai bagian dari kegiatan benchmarking kurikulum dan penjajakan kerja sama antar institusi. Kunjungan ini berfokus pada penguatan bidang Digital Manufacturing, IoT, dan Smart Factory dalam pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri.

Kegiatan ini memberikan gambaran bahwa pendekatan pembelajaran di Politeknik Takumi tidak hanya menekankan penguasaan teori, tetapi juga pada kemampuan mengolah ilmu pengetahuan menjadi produk nyata yang bernilai guna. Setiap proses pembelajaran diarahkan agar menghasilkan output yang dapat digunakan, diuji, dan dianalisis sebagai data. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya belajar konsep, tetapi juga memahami siklus lengkap mulai dari perancangan, produksi, hingga evaluasi berbasis data.
Selain aspek teknis, terdapat penekanan kuat pada pembentukan karakter melalui penerapan budaya kerja yang mengadopsi praktik industri Jepang. Nilai-nilai seperti disiplin, ketertiban, konsistensi, dan manajemen mutu menjadi bagian integral dalam proses pendidikan. Pendekatan ini membentuk kesiapan mahasiswa tidak hanya dari sisi kompetensi teknis, tetapi juga dari aspek sikap kerja profesional yang sangat dibutuhkan di dunia industri.

Dari sisi keilmuan, kunjungan ini memperkuat pemahaman bahwa pengembangan sistem manufaktur modern harus mencakup integrasi antara teknologi produksi dan sistem digital. Pendekatan ini sejalan dengan konsep Digital Manufacturing yang melibatkan pengendalian proses, pengolahan data, serta analisis performa produksi secara menyeluruh.
Sebagai tindak lanjut, terdapat beberapa peluang pengembangan kerja sama yang dapat diimplementasikan, antara lain:
- Pengembangan joint project mahasiswa dalam bentuk tugas akhir atau praktikum berbasis proyek nyata
- Kolaborasi dalam pembuatan sistem seperti monitoring produksi, kontrol kualitas berbasis data, dan pengembangan produk manufaktur
- Pertukaran metode pembelajaran serta penguatan budaya kerja melalui workshop atau short course
- Pengembangan proyek mahasiswa menjadi produk yang memiliki nilai komersial, baik untuk kebutuhan internal maupun pasar industri

Secara keseluruhan, kunjungan ini memberikan wawasan bahwa pendidikan vokasi yang efektif harus mengintegrasikan kompetensi teknis, pemanfaatan data, serta pembentukan budaya kerja industri. Sinergi ketiga aspek tersebut menjadi kunci dalam menyiapkan lulusan yang mampu beradaptasi dan berkontribusi secara nyata di era industri modern.

