PIDI 4.0 Gelar FGD “Next Steps in Indonesia’s Digitalization Journey” untuk Merumuskan Arah Masa Depan Transformasi Digital Industri

Jakarta, 10 Agustus 2026Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI 4.0) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Next Steps in Indonesia’s Digitalization Journey, Shaping the Future of PIDI 4.0” di Gedung Pusat PIDI 4.0-Jakarta. Kegiatan ini menjadi forum untuk memperoleh pandangan dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan mengenai kebutuhan industri Indonesia serta arah pengembangan PIDI 4.0 di masa depan.

FGD ini dihadiri oleh Cambridge University, United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), perwakilan industri, serta institusi pendidikan. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang beragam dalam melihat tantangan dan peluang transformasi digital industri Indonesia.

Pada sesi opening remarks, Mr. Charles Lopez dari Cambridge University menyampaikan perkembangan Industry 4.0 yang saat ini bergerak menuju era Digital Manufacturing, dengan integrasi yang semakin kuat antara cyber system dan physical system. Perkembangan teknologi yang semakin cepat dan terjangkau memberikan peluang bagi industri untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, produktivitas, dan daya saing.

 

Namun, Indonesia masih perlu memperkuat adopsi industrial digital technologies. Transformasi menuju Digital Manufacturing membutuhkan ekosistem yang mencakup awareness, training & education, technical services, technology financing, serta regulation & governance.

Tiga Tema Utama Diskusi

FGD kemudian dilanjutkan dengan diskusi kelompok dalam tiga tema utama.

Tema 1 – Future Needs of Indonesia’s Industries

Diskusi mengidentifikasi lima kebutuhan utama industri Indonesia di masa depan, yaitu SME Upgrading, Automation & Robotics, Digital Manufacturing, Data + Analytics + AI, serta Supply Chain Resilience. Kelima aspek tersebut dipandang saling terintegrasi dalam payung Digital Manufacturing.

Tema 2 – Strengthening PIDI

Diskusi membahas peran dan layanan yang dapat dikembangkan PIDI, antara lain Industrial Readiness Assessment, SME & Technology Advisory, Digital Transformation Projects, Training, serta PIDI sebagai Hub yang menghubungkan industri dengan berbagai stakeholder, termasuk lembaga pembiayaan, institusi pendidikan dan pelatihan, serta mitra internasional.

Dari diskusi kelompok ini muncul tiga rekomendasi peran utama PIDI, yaitu Advisor, Facilitator, dan Hub.

Tema 3 – Future Models for PIDI

 

Diskusi membahas model PIDI di masa depan yang meliputi Firm Diagnostic & Digital Maturity Assessment, SME Advisory, Transformation Projects, Low-Cost Industrial Technology, Hub, dan Capability Development Center. Salah satu gagasan yang muncul adalah pengembangan identitas “PIDI HUB” sebagai pusat konektivitas dan kolaborasi dalam ekosistem transformasi digital industri.

Relevansi dengan Prodi TRII

Topik yang dibahas dalam FGD memiliki keterkaitan erat dengan pengembangan Program Studi Teknologi Rekayasa Informatika Industri (TRII) Politeknik ATMI Surakarta. Kebutuhan industri terhadap Digital Manufacturing, otomasi dan robotika, data analytics, AI, serta integrasi sistem menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi lulusan TRII.

Keikutsertaan Kaprodi TRII dalam forum ini memberikan kesempatan untuk memperoleh perspektif langsung dari industri dan stakeholder internasional mengenai kebutuhan kompetensi dan arah perkembangan teknologi industri. Hal tersebut menjadi masukan penting dalam pengembangan kurikulum, kompetensi mahasiswa, pembelajaran berbasis industri, dan kolaborasi dengan dunia industri.

Berbagai poin yang dihasilkan dari Tema 1, 2, dan 3 merupakan hasil diskusi kelompok dan belum menjadi rekomendasi final PIDI. Selanjutnya, PIDI bersama Cambridge University dan UNIDO akan mengompilasi serta merumuskan hasil dari seluruh kelompok menjadi rekomendasi yang lebih komprehensif mengenai arah pengembangan PIDI 4.0 ke depan.

FGD ini menjadi bagian penting dalam membangun kolaborasi antara pemerintah, industri, institusi pendidikan, dan mitra internasional untuk memperkuat ekosistem transformasi digital serta mempersiapkan industri Indonesia menghadapi era Digital Manufacturing.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *